Monday, 16 May 2011

Cara Memelihara Kuskus Atau Kukang



Sebenarnya hewan ini adalah kukang. Kuskus lain lagi. Kuskus lebih unik dan ia tidak boleh dipelihara karena jumlah populasinya yang semakin terancam.

Saya memlihara kukang ini beberapa bulan yang lalu. Saya membelinya di emperan depan BIP dengan harga 300 sepasang. Awalnya si penjual menawarkan dengan harga 200 per ekor. Menurut si penjual, si kukang ini lebih baik disimpan di kardus, dan dalam sekitar dua hari akhirnya saya membeli sebuah kandang untuk mereka.

Pada awalnya saya ragu untuk membeli kukang karena kedua teman saya pernah membeli hewan ini dan keduanya hilang. Mereka bilang bahwa ada sesuatu yang mistis. Namun si penjual meluruskan hal ini. Ia mengatkan bahwa kukang itu pintar meloloskan diri. Ia menilai bahwa kemungkinan kedua teman saya itu tidak teliti mengandangi kukang.

Sebenernya saya tidak berniat untuk memelihara kukang karena saya memang tidak akrab dengan hewan piaraan ini. Saya justru cenderung takut karena matanya seperti sangat memperhatikan gerak gerik manusia. Saya mengira bahwa kukang bisa menggigit, buas dan semacamnya hingga pada akhirnya saya mulai mengerti kehidupan mereka lewat informasi yang saya dapat dari internet.

Profil Kukang:
Jadi, kukang ini adalah hewan nocturnal. Ia aktif di malam hari. Harus diingat bawa kukang tidak menggigit ataupun mencakar. Pastikan kukang yang kalian beli sudah dipotong kuku-kuknya. Kukang adalah binatang yang pemalu. Sangat pemalu. Ia sensitif dengan gerak-gerik yang kita lakukan di depan dia.

Makanan Kukang:
Ia memakann pisang. Pada awalnya saya heran mengapa ia tidak memakan pisang-pisang yang saya geletakkan di dalam kandangnya, TERNYATA kukang itu butuh pisang yang sudah digepengkan atau diencerkan. Justru ia cenderung lebih senang disuapi. Hal ini juga bisa bermanfaat untuk mengakrabkan majikan dengan piaraannya. Menurut penjual kukang yang saya temui, ia tidak minum. Ia cukup dengan cairan yang didapat dari pisang (gak minum aja pipisnya banyak bangeeet!). Kukang makan cukup banyak. Sekitar 2-4 buah pisang per hari.

Kandang:
Ternyata, cara memelihara kukang lebih mirip seperti memelihara monyet. Kita sebaiknya mengandangi mereka dengan kandang yang besar dan diberi ranting agar mereka bisa bermain di dalam kandang karena perlu kalian ketahui bahwa kukang sangat senang bergelayutan, dan kalian harus tahu, jika malam hari kukang akan berisik sekali. Tapi ada yang perlu kalian ingat, jangan simpan kukang di tempat yang terlalu banyak cahaya. Ia binatang pemalu. Ia akan buas jika terlalu banyak cahaya yang ia terima. Kalau bisa, tutupi kandangnya dengan menggunakan kain.

Kotoran:
Kotoran kukan cenderung kering. Kita bisa mengambilnya langsung tanpa merasa jijik. Namun, apabila kotorannya sudah bercampur dengan air kencingnya itu adalah hal yang paling cepat membuat kandang kotor. Bau kencing kukang cenderung seperti manusia. Sangat pesing,

Jujur, saya hanya kuat memelihara kukang selama 4 hari. Bodohnya saya adalah saya tidak sadar diri bahwa kamar kos saya kecil. Tidak mungkin saya menyimpan kukang 2 ekor beseerta kandangnya diluar kamar kos, jika tidak ingin diambil orang. Saya menyimpan kukang di dalam kamar, dan....... saya tak tahan baunya! Kukang itu bau lho! Jadi bagi kalian yang ingin memelihara kukang sebaiknya pelihara di rumah. Di halaman rumah. Jangan di kosan apalagi di dalem kamar seperti saya yang ceroboh :p
Alhamdulillah pada saat itu ada orang yang mau membeli kukang saya beserta kandangnya setelah saya memasang iklan di twitter.

Sewaktu saya memelihara kukang, saya mencoba mencari info-info tentang bagaimana kehidupan kukang dan bagaimana cara memelihara kukang. Tapi sayangnya, saya tidak banyak menemukan infonya pada saat itu, hingga pada akhirnya saya share sendiri tentang pengalaman saya. Oleh karena itu, untuk kalian yang baru mau atau sudah memelihara kukang, silakan share pengalamannya di kotak komentar di bawah ini ya! Atau jika mau tanya jawab langsung, bisa kontak saya di twitter twitter.com/#!/pujiananurul. 
Bisa juga keep in touch with me dengan postingan-postingan lain di pujiananurul.com
Semoga bermanfaat ya, teman-teman! :)

19 comments:

  1. Makasih infonya mbak puji, kayanya bermanfaat banget bagi saya!

    ReplyDelete
  2. senang mendengarnya. Semoga selalu bermanfaat :)

    ReplyDelete
  3. Tq mbak atas informasinya ..
    Sayangnya kukang saya di suruh di jual sama ayah saya
    Saya sedih banget ..
    :-(
    Tapi saya berniat memelihara
    Lagi ..
    Hehehe ..
    Sekalian sama tupai terbang

    ReplyDelete
  4. Saya sempat ada niat untuk memelihara tupai terbang. sepertinya memang seru juga untuk dipelihara.

    bagaimana? Ada niat lagi untuk memelihara kukang atau kuskusnya, Mbak? :)

    ReplyDelete
  5. kak, mau nanya dong... kalau kukang waktu malem" berisiknya karna ga mau diam atau bersuara dan suaranya itu yg bikin berisik kak ?? saya mau beli kukang.. tapi takut nyesel nantinya.. hahahhaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Diia lompat2 , maen2 aja, krn emang akktiipnya malam2, kl siang waktunya diia tdr

      Delete
  6. kk aku baru beli kuskus kemaren di BIP juga, pedagang bilang harga nya 400 tapi setelah tawar menawar yang alot akhirnya ku beli dengan harga 275 ^_^
    makasih kk atas tips nya. aku kandangin dan ku taro di kamar kos :D nanti kalo aku mudik baru ku taro di halaman rumah. malem pertama nya di kamar dia gak berisik kk. kotoranya juga belum bau. tapi masalahnya kandang yang ku beli kemaren kecil. takut dia setres. ^_^ kuskus lucu kk :* imut imut

    ReplyDelete
  7. Wah.saya baru membeli kukang.. Saya kandangi kukang saya di kandang yg besar dengan celahnya 2cm. Apa kalo malam kukang saya bisa lolos.. (T_T)

    ReplyDelete
  8. Invitte pin aku yahh,,, qta berbagi ilmu sesama pecinta KuKang ;;)

    Caesaraia 2795C350

    Makasi :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi TanakaSan, saya Andi, Baru beli kukang 2 ekor, laki dan perempuan berumur 7 bulan, setelah anak saya yg kelas 1 SD masksa maksa ... :) Saya barusan add PIN, tolong diapprove yaa... biar bisa share info mengenai cara memelihara kukang yg baik. terimakasih dan Doumo Arigatou Gozamashita ..

      Delete
  9. makasih infonya mba saya baru dapat kukus dari saudara saya thanks nie infoya salam dari aguskurniawan.com

    ReplyDelete
  10. @caesaria ak ada add yaa pin bbnya,,ak jg punya kukang nih kebetulan swamiku pecinta kukang banget,,ak bru beli 2hari yg lalu tp dy G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ mw makan sm skali,,smpe akhirnya ak suapin pake bubur sun rs pisang n susu,,vitaminnya ak ksi scots emulsion,,tp tetep aja tuh makannya krng semangat,bdw kukang ak ko tetep lemes yaa biarpun di malam hari ?? Ngumpet mulu,,ada yg bs ksi info G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ ?? Makasih

    ReplyDelete
  11. Hari ini nyesek bgt yak.. baru beli seminggu yang lalu.. Kuskus gw yg gw namain Segie Mati pagi-pagi sehabis pulang dari rumah temen gw, Mati karena gak makan 3 hari abis itu pagi-pagi tgl 23-9-2012, hari minggu berak darah. Pass gw ambil dari kandang masih hidup, terus gw berusaha biar Kuskus gw tetep hidup. Udah terlambat akhirnya Kuskus nya mati ditangan gw. Aduh nyesek nih sampe skrng, kayaknya gw merasa bersalah bgt :'(

    ReplyDelete
  12. haaaiii teman-teman sesama pecinta kukang, saya juga sedikit banyak tahu soal kukang. saya pengen share dan ralat-ralat sedikit boleh ya..

    1. kukang (Nycticebus javanicus) dan kuskus memang beda, kukang adalah primata dan kuskus sejenis hewan marsupial seperti kanguru. tapi yang saat ini terancam punah dan dilindungi oleh undang-undang adalah kukang, bukan kuskus. coba cek http://www.iucnredlist.org/details/39761/0

    2. kukang bisa menggigit dan dia memiliki racun. kelenjar racun kukang ada di lipatan lengannya. kalau dia stres dan merasa terancam, racunnya akan keluar. dia akan mengesekkan gigi-giginya di lipatan lengan, melumurinya dengan racun. dan jika dia menggigit, orang tsb bisa mengalami alergi, demam, bahkan sampai kematian (tergantung kekebalan orangnya). sejinak-jinaknya satwa liar bukan berarti dia ga akan menyerang orang yang deket sama dia lho. Kukang juga berpotensi membawa bakteri dan cacing sejenis Strongyloides. Karena kukang adalah primata, potensi penyakit ini buat nular ke manusia tinggi banget.

    3. kukang yang dijual di pasaran biasanya gigi taringnya udah dipotong pake gunting kuku sama si penjual, biar kukang kelihatan lebih jinak. Nah, karena gigi tidak dicabut (cuma dipotong separuh), sisa gigi yang ada di dalam gusi bisa busuk dan menyebabkan kesakitan. Kalo udah sakit gigi kukang ga akan mau makan dan ujung-ujungnya bakal lemes, kurang asupan nutrisi, gampang sakit (terutama di saluran pencernaan), dan bisa mati. Saya pernah liat kasus kukang yg dibawa ke klinik hewan, gigi taringnya udah busuk dan akhirnya harus dioperasi/dicabut. Biasanya banyak nih kasus kematian kukang gara-gara sakit gigi ini, karena efeknya bisa merembet kemana-mana.

    4. kukang adalah hewan omnivora. Dia ga hanya makan pisang. Di alam kukang biasanya makan buah-buahan, biji-bijian, daun-daunan, kadal, burung, telur burung, mamalia kecil, serangga. Biasanya orang-orang hanya ngasih makan buah, padahal untuk keseimbangan metabolisme tubuhnya kukang butuh semua jenis makanan itu. Dan menurut artikel yang pernah saya baca, memberi susu atau madu ke kukang bisa meningkatkan resiko kukang terkena diabetes mellitus.

    5. soal kandang kukang, memang sebaiknya dilengkapi dengan ranting/dahan. Karena kukang hidup di atas pohon, jadi suka gelayutan. Dia juga kalo siang tidur di ranting/dahan dengan menggulung tubuhnya. Tapi kandang kukang ga cukup hanya 1x1 m, apalagi ditaruh di kardus. Kukang bukan sejenis kucing loh ya.. hehe.. di schmutzer ragunan kandang kukangnya tinggi besar, sekitar 3-4 m, lengkap dengan pohon-pohonan kecil. Setidaknya menurut saya itu kandang yang ideal buat kukang.

    6. kukang memang hewan yang sangat pemalu dan sensitif. Karena sifatnya ini, kukang jadi gampang stres kalo dibawa keluar dari habitatnya (sebenernya ini berlaku buat satwa liar apa pun, bukan kukang aja). Di alam kukang bisa hidup sampai umur 15-20 tahun. Sedangkan kalo dipelihara manusia, bisa hidup 5 tahun aja udah sangat luar biasa. Stres ini juga sering jadi penyebab kukang mati, karena efeknya dia jadi ga mau makan dan lemes terus.

    Yup, segitu aja lah.. bukan niat mau kampanye atau ngasih ceramah ya.. hehe.. cuma pengen share beberapa hal yang saya tahu soal kukang aja. Selanjutnya saya kembalikan lagi ke temen-temen semua. Saya juga pecinta kukang kok.. karena emang lucu, imut, dan ngegemesin. Tapi ngeliat kukang main-main di kandang sama kukang yang main-main di puncak pohon hutan itu beda looh sensasinya.. haha.. menyayangi bukan berarti harus memiliki kan. Kalo yang terbaik buat hewan imut ini adalah tinggal di alam, apa salahnya kita penuhi demi kebahagiaan dia..

    Terima kasiiih :D Semoga komen saya ini bermanfaat ya.. :)

    ReplyDelete
  13. saya setuju sekali dengan k nurul...ceritanya mirip cuma kalo saya sih blum di jual,..hehehe...
    tapi yang masalah bisa hilang sendiri itu bener terjadi pada saya k..ketika malam saya lg ngebersihin kandang kukang saya yg sudah terpasang angklet(ikat badan)itu bisa meloloskan diri,..saya untuk mengiklaskan saja,tetapi pas besok paginya kukang itu kembali di kang dan terpsang kembali di angkletnya...itu kenapa y ka??saya baru punya kukang 2 bulan yg lalu...pliss jawab..

    ReplyDelete
  14. ka saya baru mau membeli kuskus atau kukang lah namanya .
    tapi gmana cara membedakan yang sehat atau tidaknya
    satu lagi kirakira memeliharanya pas baby atau adult ka baik yang mana tuh ??
    makasih sebelumnya :)

    ReplyDelete
  15. https://www.facebook.com/groups/376608582430328/448047721953080/?comment_id=455561187868400&notif_t=group_comment_reply

    ReplyDelete
  16. Mnding musang aja,dri pada kukang...
    1 bulan di plihara dah bisa di lepas,jdi kya kucing rumahan

    ReplyDelete